Efek Samping Cytotec yang Penting Anda Ketahui

Posted on Posted in Artikel

Efek samping cytotec sebenarnya cukup berbahaya. Obat Cytotec adalah produk Misoprostol yang paling terkenal di produksi Pfizer USA. Di Indonesia pun pernah di produksi oleh Pfizer Autralia. Sebenarnya obat ini di ciptakan untuk mengobati lambung atau sebagai obat maag yang sudah akut. Akan tetapi, obat ini mempunyai efek samping yang cukup signifikan pada rahim.

Obat ini menimbulkan reaksi kontraksi pada rahim seorang wanita, jadi sangat tidak baik di anjurkan penggunaannya bagi seorang ibu yang sedang mengandung. Maka dari itu di Indonesia sudah terlalu banyak penyalahgunaan, atau lebih memanfaatkan efek samping cytotec sebagai obat penggugur kandungan.

Maka pihak Pfizer Australia telah berhenti memproduksi obat ini. Jadi pada saat ini kebanyakan obat aborsi cytotec yang terdapat di apotik di Indonesia adalah obat generik, atau produk farmasi lokalan yang meniru komposisi obat Misoprostol ini. Bahkan merk dan kemasannya hampir sama. Di apotik, obat aborsi cytotec di jual dengan harga bervariasi antara 50 ribu hingga 120 ribu rupiah per tablet. Namun Tidak semua apotik menyediakan obat ini.

Obat Cytotec sebaiknya jangan di gunakan apabila:

Sudah lebih dari 49 hari (7 minggu) sejak periode menstruasi terakhir Anda di mulai.

  • Sedang melakukan KB spiral (IUD). Sebaiknya dikeluarkan dulu sebelum memakai OBAT PENGGUGUR KANDUNGAN.
  • Saat mengalami KEHAMILAN di luar rahim (KEHAMILAN ektopik).
  • Saat memiliki masalah dengan kelenjar adrenal Anda (kegagalan adrenal kronis).
  • Saat sedang menggunakan obat untuk mengencerkan darah.
  • Mengalami Anemia yang akut.
  • Memakai obat steroid tertentu.
  • Anda tidak dapat dengan mudah mendapatkan bantuan medis darurat dalam 2 minggu setelah memakai obat telat datang bulan.
  • Terjadi alergi terhadap Mifepristone, Cytotec, atau obat yang mengandung Cytotec, seperti Cytotec atau Arthrotec.

Efek Samping Cytotec Yaitu Seperti :

Pendarahan yang berkepanjangan

Memang benar terjadinya pendarahan bagi pengguna obat aborsi kern merupakan bagian dari proses pembuangan embrio. Tetapi pendarahan yang berlebihan dan tidak normal yang berlanjut dalam jangka waktu yang lama. Hal ini bisa terjadi sampai 12 hari bahkan paada beberapa wanita sampai 6 minggu.

Menyebabkan kematian
Dalam beberapa kasus obat ini ada sampai 15 persen aborsi tidaklah sempurna. Apabila gagal dalam mengugurkan embrio maka pasien harus segera di operasi dan dengan cara operasi maka akan ada resiko besar seperti komplikasi dengan anestesi yang dapat menyebabkan kematian.

Efek samping psikologis
Wajah seperti depresi rasa sakit yang emosional, masalah ini berkisar dari depresi penyalah gunaan obat dan sering berpikir untuk bunuh diri. Sudah banyak orang yang mensurvey tentang masalah ini. Kebanyakan wanita yang telah melakukan aborsi akan berpikiran untuk bunuh diri dan tidak memiliki sifat yang positif.

Kehamilan ektopik
Kehamilan ektopik atau biasa di kenal dengan hamil yang terjadi di saluran tuba. Pil aborsi yang di konsumsi akan beresiko besar malah bisa berakibat kematian. Karena obat yang di konsumsi oleh wanita hamil ektopik menyebabkan saluran tuba akan pecah dan kalau tidak di perbaiki dalam waktu yang singkat hasil yang di dapat akan fatal dan mengancam nyawa kehidupan pasien tersebut.

Hal-hal di atas adalah sebagaian dari resiko dan Efek Samping Cytotec. Obat yang tadinya untuk penyakit lambung dan maag malah banyak orang yang menyalah gunakan obat tersebut. Jadi disarankanuntuk tidak mengkonsumsi obat tersebut dengan dosisi yang berlebihan, karena bisa mengakibatkan gangguan kesehatan bagi tubuh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *